PABX yang beredar di pasaran banyak jenisnya dengan kemampuan yang berbeda-beda. Berdasarkan sistem kerjanya PABX dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:
-
PABX Analog
PABX analog mempunyai ciri khas pada bagian switching-nya, yaitu menggunakan electronic modular switch dengan cara kerja space division dan memanfaatkan komponen IC crosspoint sebagai media penghubungnya.
-
PABX digital
PABX digital identik dengan penggunaan digital switching sistem time division pada bagian penghubungnya, sehingga semua layanan komunikasi dilakukan oleh komponen switching yang digunakan oleh kompone IC crosspoint.
-
IP PABX
PABX ini merupakan pengembangan dari generasi sebelumnya, dengan penambahan pada bagian tertentu, terutama feature internet protocol (IP). Dengan feature tersebut, perangkat ini memiliki kemampuan yang sangat lengkap dibanding pendahulunya. Fitur IP tersebut terbagi menjadi dua, yaitu
-
-
IP PABX
-
Untuk kebutuhan ini biasanya dibutuhkan sebuah modem berupa modem berupa IP gateway card, kemudian bagian ini disambungkan ke Hub atau switch, selnjutnya dihubungkan ke router. Kemudian dari router akan tersambung dengan network connection atau jaringan internet.
-
-
IP EXT
-
Aplikasi ini sangat tepat digunakan sebuah perusahaan untuk mengontrol cabangnya, di mana pada kantor cabang hanya terdapat sebuah IP phone erupa internet protocol proprietary telephone (IP IPT) yang langsung terkoneksi dengan jaringan internet.




